Langsung ke konten utama

Aliran Rasa #10

Dari sekian tantangan bunda sayang, menurut saya, ini yang "rada-rada" menantang. Ingatan saya melayang ketika putri pertama saya dibacakan dongeng/fabel binatang. Usianya waktu itu antara 3-4 tahun.

"Ibu, apakah ibu bohong?"
"Loh, kenapa?"
"Binatang kan ga' bisa ngomong dengan bahasa manusia.." atau "Kucing itu mengeong.." atau "Ibu, hewan ini ga temenan sama hewan ini.." atau  "Itu beneran ada?" dan lainnya..

(whew.. Ibunya langsung menciut. Dalam hati mengiyakan. Teteh memang suka baca ensiklopedia, khususnya binatang. Mungkin membaca dan melakukan pengamatan langsung membuat struktur berpikirnya agak kritis ketika tidak sesuai dengan pengamatan. Jadi, terhadap binatang/hewan, teteh lebih senang jika dibahas bagaimana binatang ini begini dan begitu, makanannya apa, tinggal dimana, karakteristiknya bagaimana. Yup, intinya teteh lebih membahas fakta alam ketimbang "dongeng". Bahkan, ketika adiknya ngobrol imajiner dengan kucing yang lewat, dia berkomentar, "Dek, kucing tuh ga bisa jawab bahasa manusia.. Mendingan ga usah ngobrol sama kucing.." (whewww.. :P)

Sejak itu, jujur, untuk putri pertama saya, saya tidak mendongeng/fabel lagi tapi berkisah dengan sirah, kisah sahabat, shabiyah, salafush shalih terdahulu. Sejauh ini, saya lihat untuk teteh lebih efektif dalam menanamkan value dan juga memupuk fitrah keimanan, insyaAllah.. Dan, saya lihat ke sininya adek juga mulai demikian.. Semoga Allah mengistiqomahkan.. aamiin

Meski tantangan ini terasa "wow", sebagai ibu, saya menikmatinya. Menyikapi keadaan atau merespon situasi dengan "berkisah" untuk menguatkan nilai/karakter anak itu ya butuh ilmu, kejelian, kepekaan terhadap anak juga. Bukan anak saja yang mengambil value, tapi saya (orang tuanya) juga belajar akan value tersebut dan berusaha memberikan keteladanan. Jadi, saya mesti senantiasa meng-upgrade diri menjadi ibu pembelajar sejati. Pe-er luar biasa. MasyaaAllah.. 

Terima kasih, IIP.. Semoga dengan tantangan-tantangan ini, membentuk saya menjadi ibu yang lebih baik lagi.. aamiin

#aliranrasa
#level10
#bundasayang



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Math Around Us #13

*Ukuran* Teteh : "Dek, itu memang singletnya punya adek? Kayak punya teteh" Adek : "Iya ge.. Punya adeK" Teteh : "Lihat nomornya?" (Sambil menunjuk label nomor di singlet) Adek : "Oh iya, benerrr. Nomor 20. Ini punya adek berarti. Punya teteh kan nomor 28. Habisnya warnanya sama sih" #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

saatnya berbagi makanan kesukaan (tahap ulat pekan6)

Pekan ini, tugasnya adalah 'mengasah rasa', mencoba berbagi makanan yang disukai oleh teman kita. MasyaAllah... jadi ingat hadits berikut. Yup, setelah kembali melihat jurnal #5, saya mencoba menganalisis setidaknya ada irisan kebutuhan yang sama dari 14 orang sahabat bulat, yakni: manajemen waktu, pendidikan anak dan cooking (resep). Oleh karena itu, saya kembali "ngubek-ngubek" dokumentasi sumber belajar yang pernah saya simpan dan manfaatkan dahulu. Dan, tarrraa.. saya pun segera mengemas paket potluck: 1. Manajemen waktu ramadhan di http://bit.ly/cemilanibu      2. Manajemen pendidikan anak di http://bit.ly/potluck_edu 3. Resep dan Pedoman gizi (dari rumbog IP Bogor) di http://bit.ly/bogabogor Terharu Mendapat Potluck Alhamdulillah, senang banget dapat potluck dari teman-teman. Alhamdulillah, semuanya saya butuhkan. Terharu! Nah, potluck dari teman-teman  saya klasifikasikan dalam dua tema besar, yakni parenting dan kajian keislaman. Untu...

Keluarga Multimedia #2

Aplikasi #2 Dua bulan belakangan ini, lagi seneng utak-atik "Canva" di android. Mulanya tahu aplikasi ini dari workshop rumbel degra. Alhamdulillah, memudahkan banget buat desain poster, flyer, quotes di medsos, dll.. Template yang disajikan lumayan banyak, kurang lebih ada 60rb (meski ga pernah menghitung sendiri.. hehe). Menurut saya sih, template-nya juga bagus dan lucu. Meski ada template yang berbayar, namun banyak pula yang gratis.. hehe #Tantangan10Hari #Level12 #KuliahBunsayIIP #KeluargaMultimedia