Langsung ke konten utama

Tahap Kupu-Kupu #part6

Mentorship pekan #6: Fokus pada Kemajuan dan Solusi

Bismillah.. qodarullahu, pekan ini karena kondisi fisik kurang memungkinkan maka saya kebanyakan rebahan 😵😵😵 Target pekan ini ya sebenarnya masih  pada keistiqomahan aktivitas rutin "menyiram-merawat kebun" serta cek pilah sampah. Namun, saya menambah kegiatan stimulasi literasi terkait isu adab lingkungan lewat buku dan bacaan. Tadinya rencana awal di pekan 5 namun baru terwujud pekan ini. Pekan ini sebenernya ada rencana bebikinan kreasi dan games dari sampah tapi ga jadi karena kondisi fisik tak memungkinkan.

Terkait bedah buku, rencana awalnya satu buku dibaca untuk tiga anak sekaligus dengan tema spesifisik sampah, berkebun. Wkwkwkwk.. realitanya, yang fokus menyimak dan memberi feedback sesuai ekspektasi sih anak nomor 1 (8tahun). Alhamdulillah.. sisanya nomor 2 (5 tahun) dan 3 (2tahun) nyari buku tema binatang dan segala rupi kehidupannya. Ya ga salah juga, masih dalam tema besar adab terhadap alam.. Alhasil, jadi banyak buku-lah yang dibedah. Feedbacknya? Yah, nano-nano berasa asam manis gurih kayak buah. Ada saja yang membuat saya merasa geli dari feedback no 2 dan 3. Baiklah... slow ajah! Kembali ke niat awal untuk mengasah literasi dan issue "concern" di tema adab terhadap alam serta mengapresiasi apapun feedback bocah 😅😅😅 Nah, ekspresi saya kurang lebih seperti ini..

Catatan lainnya: 
Progress berkebun disampaikan ke mentor via foto barang bukti berkebun.. hehe.. diantaranya ini yang disemai selama mentorship.

Untuk cegah sampah, alhamdulillah untuk plastik sudah diupayakan diminimalisir. Namun untuk pilah sampah berhubung belum punya tempat penyimpanan yang kondusif, akhirnya setor ke pemulung sementara ini. Hmmm..


Oia.. pekan ini saya cerita ke mentor bahwa saya membeli pot daur ulang dari limbah diapers (popok sekali pakai). Seorang teman memberdayakan diri untuk membantu masyarakat yang terdampak ekonomi selama pandemik. Ternyata dari hasil penjualan, alhamdulillah bisa menambah pemasukan kebutuhan dapur. Suami pun mendapat penghasilan dari jasa pengantaran pot. Saya memperoleh insight untuk terus berkreasi di masa pandemic ini. Pilah-olah sampah bisa menuai berkah. MasyaaAllah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Math Around Us #13

*Ukuran* Teteh : "Dek, itu memang singletnya punya adek? Kayak punya teteh" Adek : "Iya ge.. Punya adeK" Teteh : "Lihat nomornya?" (Sambil menunjuk label nomor di singlet) Adek : "Oh iya, benerrr. Nomor 20. Ini punya adek berarti. Punya teteh kan nomor 28. Habisnya warnanya sama sih" #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

Math Around Us #12

*Jam Berapa Ya?" Anak-anak minta dibacakan buku Joe's Day. Ceritanya tentang aktivitas Joe hari tersebut, mulai dari bangun jam berapa hingga tidur jam berapa. Setelah selesai membaca buku, ibu pun iseng bertanya pada bocah 2yo, Ibu : "Hmmmm.. kalau adek bangun pagi jam berapa?" Adek : "Jam limaaa" Ibu : "Habis bangun ngapain?" Adek : "Olat ubuh" (sholat shubuh.red) Sekian. #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

Swim swam swum:D

Hari pertama di bulan Januari, berenang di Yasmin :D Alhamdulillah, Afaf sudah ga takut air. Lancar jaya.. klo teteh, jangan tanya udah kayak ikan duyung aj d kolam.. wkwk